Polda: Tak Ada Pertengkaran, Raafi Mendadak Jatuh Berlumuran Darah

Siswa Pangudi Luhur Tewas

Polda: Tak Ada Pertengkaran, Raafi Mendadak Jatuh Berlumuran Darah

- detikNews
Rabu, 09 Nov 2011 12:03 WIB
Jakarta - Kasus penusukan siswa Pangudi Luhur Raafi Aga Winasya Benjamin (17) di Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan masih misteri. Jika sebelumnya dikatakan Raafi sempat adu mulut dan bertengkar dengan beberapa pemuda, kini Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Djafar mengutarakan hal yang sebaliknya.

"Kondisi saat kejadian itu dalam keadaan gelap, tidak terjadi pertengkaran saat itu. Kawan-kawannya tidak tahu. Korban tiba-tiba jatuh. Dilihat ada darah meleleh ke karpet kemudian ke lantai," ujar Baharuddin di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (9/11/2011).

Menurut Baharudin, memang ada CCTV di Shy Rooftop. Namun CCTV tersebut tidak menjangkau TKP penusukan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti berkerumun, suasana gelap, tahu-tahu jatuh dan ada darah di tubuhnya," ujarnya.

Sebelumnya siswa kelas III SMA Pangudi Luhur ini tewas ditusuk pada Sabtu (5/11/2011) dini hari saat sedang menghadiri pesta ulang tahun di Shy Rooftop. Saat sedang joget, Raafi bersenggolan sehingga timbul keributan.

Raafi kemudian tersungkur bersimbah darah karena perut bagian kanannya ditusuk. Pelaku kabur diduga membawa senjata tajam yang digunakan menusuk Raafi.

(gus/ken)


Berita Terkait