"Itu kan banyak sekali maknanya. Sri Mulyani pejabat internasional dan banyak hal menyangkut kepentingan bangsa dengan kedatangan Ibu Sri Mulyani," ujar Ketua FPD DPR M Jafar Hafsah, kepada wartawan, Rabu (9/11/2011).
Ia mendengar bahwa pertemuan itu sebatas silaturahim saja. Tidak terkait kepentingan politik apapun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Sri Mulyani santer disebut sebagai kandidat kuat Capres 2014. Sri Mulyani muncul dalam beberapa survei capres yang digelar. Kans Sri Mulyani kuat. Namun sayangnya, Sri Mulyani memilih bungkam soal ditanya kesempatannya di Pilpres mendatang.
Mantan Menkeu yang kini menjadi Managing Director Bank Dunia ini, memilih menjawab pertanyaan soal ekonomi. Isu-isu politik sama sekali tidak digubris, Sri Mulyani bungkam seribu bahasa.
Usai bertemu Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Selasa (8/11/2011), dia langsung bergegas keluar Istana sambil terus tersenyum tidak menjawab apa-apa meski dicecar banyak pertanyaan.
Sri Mulyani sebelumnya juga sempat jumpa pers tentang isi pertemuan dengan Presiden SBY. Namun jumpa pers tidak berjalan lama lantaran pada jam yang sama sedang ada acara penganugerahan tanda pahlawan di Istana Negara.
Soal pencapresan Sri Mulyani selain berkibar lewat survei, juga pernah disebut anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Ahmad Mubarok. PD membuka kesempatan bagi Sri Mulyani untuk maju di Pilpres.
Mubarok sempat menyebut kepergian Sri Mulyani ke Bank Dunia guna memperdalam ilmu. Sri Mulyani pun menjadi salah satu aset PD.
(van/rdf)











































