"Peningkatannya PT menjadi berapa, bahwa periode lalu 2,5 persen kemudian sekarang diusulkan 4 persen otomatis saja ada diskusi dan bisa dikompromikan,"ujar Ketua Fraksi PD, Jafar Hafsah, kepada wartawan, Rabu (9/11/2011).
Namun PD berharap angka Parliamentary Threshold (PT) pemilu 2014 naik. Alasannya demi penyederhanaan parpol sesuai semangat demokrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PD juga membuka pintu pembahasan di Setgab koalisi. Bagaimanapun, bagi PD, angka PT dan revisi UU Pemilu secara menyeluruh jangan sampai diselesaikan dengan voting atau adu kuat, namun jalan kompromi.
"Bahwa dibawa ke koalisi tentu sudah pasti. Kalau PT tetap 2,5 persen itu makna kemajuannya apa, kita perlu perubahan. Kalau naiknya signifikan tentu kurang baik. Usul Partai Demokrat sebenarnya sudah moderat,"tandasnya.
Sebelumnya poros tengah mengancam akan mengambil sikap tegas menghadapi arogansi partai besar. Pilihannya adalah Parliamentary Threshold (PT) yang lebih moderat, atau mereka boikot pembahasan Revisi UU Pemilu.
"Benar bahwa ketika voting mereka bertiga (Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PDIP) akan menang. Tetapi secara matematis kami ada enam fraksi. Kita akan ngotot kalau mereka tidak mau ubah pendiriannya, dan kita bisa melakukan apa saja termasuk itu (boikot)," tutur Sekretaris Fraksi Partai Hanura DPR, Saleh Husein, kepada wartawan, Rabu (9/11).
Hanura dan lima parpol poros tengah sebenarnya tak masalah PT pemilu 2014 dinaikkan. Tapi angka 4 persen yang diusulkan pemerintah dan disepakati parpol besar sangat mengancam eksistensi mereka.
"Sebenarnya kan sudah ada kemauan dari semua partai untuk menaikkan PT. Tetapi harus bertahap," ujarnya.
(van/her)










































