BK Diminta Tak Asal Publikasikan Laporan Pengaduan

BK Diminta Tak Asal Publikasikan Laporan Pengaduan

- detikNews
Selasa, 08 Nov 2011 18:49 WIB
Jakarta - Ketua Fraksi Partai Demokrat, Jafar Hafsah, meminta Badan Kehormatan (BK) DPR untuk berhati-hati dalam menyikapi setiap laporan. BK diminta untuk tidak mempublikasikan dulu semua pengaduan masyarakat apabila belum terbukti kebenarannya.

"Kita minta Badan Kehormatan untuk menjaga juga kehormatan anggota-anggota DPR. Jangan baru pengaduan dan baru dugaan langsung dipublikasikan. Bagaimana kalau yang pengaduan itu hanya fitnah belaka, sementara nama anggota yang diadukan sudah tercemar dan menjadi bulan-bulanan?" ujar Jafar saat dihubungi wartawan, Selasa (8/11/2011).

BK diminta untuk terlebih dahulu melakukan penyelidikan terhadap pengaduan masyarakat. Sebelum ada kesimpulan, Jafar meminta laporan pengaduan itu tidak dipublikasikan karena bisa merusak citra DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kan lembaga DPR juga bisa rusak citranya jika pengaduan yang berupa fitnah terlanjur tersebar ke masyarakat dan dianggap sebagai kebenaran. Saya rasa BK juga memiliki kewajiban untuk menjaga citra DPR secara kelembagaan," jelasnya.

Sebelumnya, seorang politikus PD, Herman Khaeron, dilaporkan ke BK atas dugaan perselingkuhan. Herman telah membantah melakukan perselingkuhan. Dia menyatakan hal itu sekadar isu. "Isu perselingkuhan itu untuk merusak kredibilitas saya. Itu 100 persen tidak benar," jelas Herman kepada detikcom.

Herman yakin isu disebarkan pihak-pihak yang tidak suka dengan dia. Apalagi, sekarang Herman tengah menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua Komisi IV. "Itu untuk mengganggu saya," imbuhnya.

(her/irw)


Berita Terkait