"Saya mencoba cari komunikasi agen mereka yang di Indonesia tapi belum ketemu. Sudah ada alamat yang di Inggris, saya akan coba untuk berkomunikasi. Sementara ini masih baru lewat telepon saja. Akan ketemu nanti kira-kira Desember," terang Djoko di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (8/11/2011).
Djoko menjelaskan, realitasnya di Papua tersebut ada gangguan keamanan. Di sana ada aparat Polri yang ditembak, aparat TNI yang ditembaki, dan masyarakat yang dibunuh juga ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djoko yang mengaku pernah bertugas 2 tahun di Papua ini meminta, bila petugas mengejar pelaku kejahatan maka jangan serta merta dicap melanggar HAM.
"Jangan lalu dikaitkan dengan kalau mencari pelaku tindak kejahatan itu, dengan melanggar HAM. Bahwa ada aparat yang bersalah, melakukan tindakan yang tidak benar kan ada beberapa dihukum juga, dimasukkan ke pengadilan militer, kalau polisi di pengadilan umum. Di Merauke kalau tidak salah sekarang ada enam orang melakukan tindakan yang tidak benar dihukum juga, harus melihat dalam kacamata yang jelas seperti itu," tuturnya.
(ndr/vit)











































