Terkecoh Telepon Kecelakaan, Syarif Tertipu Rp 600 Ribu

Terkecoh Telepon Kecelakaan, Syarif Tertipu Rp 600 Ribu

- detikNews
Selasa, 08 Nov 2011 15:35 WIB
Jakarta - Berhati-hatilah jika menerima telepon yang menyatakan salah satu anggota keluarga terlibat kecelakaan dan ditangkap polisi. Apalagi jika kemudian diikuti permintaan pulsa atau sejumlah uang karena ini mungkin saja penipuan.

Seperti yang dialami Syarif, misalnya. Kasus penipuan yang dialami Syarif diungkapkan keponakannya, Dedy. "Paman saya baru saja tertipu dengan modus ini," kata Dedy warga Cengkareng melalui Info Anda detikcom, Selasa (8/11/2011) pukul 15.20 WIB.

Dedy menuturkan, sekitar pukul 12.00 WIB, pamannya yang bernama Syarif mendapat telepon yang menginformasikan bahwa Dedy ditangkap polisi karena menabrak orang. Si penelepon mengatakan, Dedy diamankan polisi di Polsek Cengkareng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Paman saya percaya saja karena penipu itu sangat meyakinkan dan mengenal saya," katanya.

Penipu itu kemudian meminta agar Syarif mengirimkan pulsa Rp 600 ribu agar Dedy bisa dibebaskan dari kasus itu. Karena panik, Syarif buru-buru mengirim pulsa tanpa mengkroscek kabar Dedy terlebih dahulu.

"Paman saya kemudian mengirim secara bertahap masing-masing Rp 200 ribu ke orang itu," sambungnya.

Setelah mengirim pulsa, Syarif lantas menghubungi Dedy. Syarif pun kaget saat mengetahui Dedy tidak ditangkap petugas dan tidak terlibat kecelakaan.

"Saya coba telepon nomor yang dikirimi pulsa, tapi sampai sekarang tidak berhasil," ucap Dedy.

(nal/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini