Seperti yang dialami Syarif, misalnya. Kasus penipuan yang dialami Syarif diungkapkan keponakannya, Dedy. "Paman saya baru saja tertipu dengan modus ini," kata Dedy warga Cengkareng melalui Info Anda detikcom, Selasa (8/11/2011) pukul 15.20 WIB.
Dedy menuturkan, sekitar pukul 12.00 WIB, pamannya yang bernama Syarif mendapat telepon yang menginformasikan bahwa Dedy ditangkap polisi karena menabrak orang. Si penelepon mengatakan, Dedy diamankan polisi di Polsek Cengkareng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penipu itu kemudian meminta agar Syarif mengirimkan pulsa Rp 600 ribu agar Dedy bisa dibebaskan dari kasus itu. Karena panik, Syarif buru-buru mengirim pulsa tanpa mengkroscek kabar Dedy terlebih dahulu.
"Paman saya kemudian mengirim secara bertahap masing-masing Rp 200 ribu ke orang itu," sambungnya.
Setelah mengirim pulsa, Syarif lantas menghubungi Dedy. Syarif pun kaget saat mengetahui Dedy tidak ditangkap petugas dan tidak terlibat kecelakaan.
"Saya coba telepon nomor yang dikirimi pulsa, tapi sampai sekarang tidak berhasil," ucap Dedy.
(nal/vit)










































