"Saya informasi tadi pagi kami dengar bahwa kapal sudah berlayar menuju, Republik Kepulauan Seychelles. Mereka akan tiba pagi ini waktu setempat atau siang hari waktu Jakarta. Tapi saya belum tahu tepatnya jam berapa," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (8/11/2011).
Marty mengaku senang para awak kapal yang jumlahnya mencapai 28 orang berhasil memukul mundur para perompak Somalia yang jumlahnya cuma 6 orang. "Justru anak buah kapal ambil alih melumpuhkan para perompaknya. Jadi mereka sudah bebas," papar Marty.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal Chin Yi Wen tersebut berawak 28 ABK. Mereka adalah 6 warga negara China, 8 Filipina, 6 Indonesia, dan 5 warga negara Vietnam. Para awal kapal hilang kontak dan diduga mulai dibajak sejak hari Jumat (3/11/2011) lalu. Namun kapten kapal mengorganisir para ABK untuk melawan.
"Seingat saya, ini adalah pertama kalinya para pelaut kapal penangkap ikan yang dibajak perompak Somalia, berhasil membebaskan diri oleh usaha mereka sendiri," ujar Jubir Perikanan Taiwan, Tsay Tzu-yaw kepada AFP, Minggu (6/11/2011).
Tsay menjelaskan, 6 perompak Somalia itu berhasil dijatuhkan ke laut. Nasib keenamnya belum jelas hingga kini.
(anw/rdf)











































