Antisipasi Banjir Besar, Foke Minta Pangkalan Lanud Halim Dibuka

Antisipasi Banjir Besar, Foke Minta Pangkalan Lanud Halim Dibuka

- detikNews
Selasa, 08 Nov 2011 12:54 WIB
Antisipasi Banjir Besar, Foke Minta Pangkalan Lanud Halim Dibuka
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meminta agar Pangkalan Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma dibuka mengantisipasi banjir besar. Warga di Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur, juga bisa mengungsi di sana.

Kawasan Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur, kerap menjadi langganan banjir jika musim penghujan tiba. Keadaan itu dikarenakan daerah itu berdekatan dengan Kali Cipinang.

"Saya sudah komunikasi ke komandan pangkalan. Beliau setuju jika sewaktu-waktu keadaan emergency dibuka," kata pria yang akrab disapa Foke ini di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berkoordinasi dengan kepala Provost Lanud Halim, Foke mengaku telah berkoordinasi dengan camat setempat. "Karena yang berwenang membuka kepala Provost dan camat," ujar Foke.

Namun demikian, ia menegaskan perintah mengungsi ke Lanud jika kondisi sudah sangat membahayakan keselamatan warga. Dengan begitu, warga tidak kebingungan mencari tempat mengungsi.

"Kalau sekarang masih ditutup, hanya saja saat keadaan darurat nanti lapangan udara tersebut akan dibuka. Jadi warga bisa mengungsikan barang-barangnya ke sana," kata Foke.

Selain itu, Pemprov DKI terus berupaya melakukan pembebasan lahan untuk dijadikan waduk untuk mengantisipasi banjir di kawasan Pesanggarahan dan IKPN. Sampai saat ini, proses pembebasan lahan tersebut masih terus berjalan.

"Sampai sekarang belum selesai karena sampai sekarang sertifikatnya masih wilayah Tangerang. Jadi harus dikonversi sertifikat DKI Jakarta lebih dulu, baru bisa kita bayar," kata dia.

Foke mengatakan pihaknya terus melakukan proses normalisasi beberapa kali di Jakarta, seperti Kali Pesanggarahan.

"Tapi kan masih belum tuntas jadi masih akan ada genangan di tempat-tempat yang biasa tergenang. Saya harapkan tak separah tahun sebelumnya. Lebih cepat airnya turun, karena pembebasan sudah, dilebarin juga sudah tapi belum diturap karena nanti pusat baru menurap setelah selesai pembebasan," papar Foke.

(lia/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini