"Munculnya nama Anas Urbaningrum, sewajarnyalah muncul sebagai konsekuensi kedudukannya sebagai Ketum PD yang juga partai pemenang pemilu terakhir, sebagaimana para ketum partai lain juga menjadi figur sentral yang menjadi prioritas setiap partai untuk dimunculkan sebagai pemimpin nasional," ujar Sekjen PPP M Romahurmuziy.
Hal ini disampaikan Romi, demikian disapa, saat menanggapi pernyataan Ketua FPD DPR M Jafar Hafsah yang menyebut empat kandidat capres PD. Hal ini disampaikan Romi kepada detikcom, Selasa (8/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang menarik adalah lontaran soal Djoko Suyanto, karena belakangan nama ini bersama Pak Sudi Silalahi menjadi figur penting di luar struktural PD dalam konteks komunikasi dengan parpol di setgab. Ditambah sinyalemen Mubarok yang berkali-kali menyatakan belum tentu PD mencalonkan orang PD, peluang Djoko Suyanto berarti mulai manifes, setidaknya dalam kacamata Jafar Hafsah," tutur Romi.
Nah terkait majunya Ani Yudhoyono dalam pilpres 2014, Romi tak yakin. Menurutnya, SBY berkali-kali menegaskan keluarganya tak kan maju dalam pilpres 2014.
"Saya meragukan soal Bu Ani, karena yang disampaikan Pak Jafar Hafsah justru bertentangan dengan sinyal yang berkali-kali disampaikan SBY bahwa tahun 2009-2014 ini menjadi kali terakhir pengabdian keluarga Pak SBY di pentas kepresidenan,"pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan Partai Demokrat (PD) belum berpikir untuk segera menetapkan capres 2014. Namun diakui, sejumlah nama masuk bursa PD guna pilpres mendatang.
"Ada Ibu Ani, ada Djoko Suyanto, Pramono Edhie, dan Anas Urbaningrum. Itu kandidat yang ada," kata Ketua FPD Jafar Hafsah di sela-sela pembagian hewan kurban di Pasar Minggu, Jaksel, Minggu (6/11/2011).
(van/gah)











































