"Saya belum tahu kepastiannya kapan rapat Majelis Syuro PKS akan digelar,"ujar anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nurwahid.
Hal ini disampaikan Hidayat saat dimintai konfirmasi seputar pelaksanaan rapat Majelis Syuro PKS. Jawaban tersebut disampaikan Hidayat kepada detikcom, Selaas (8/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum bia memastikan seperti apa keputusannya, karena saya hanya salah satu anggota Majelis Syuro PKS," tutur Hidayat, diplomatis.
Setelah PKS kehilangan kursi Menristek, sejumlah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta agar PKS keluar dari koalisi pemerintahan. Aspirasi sejumlah DPW ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap reshuffle yang memangkas satu jatah menteri PKS.
โAspirasi kader tersebut akan menjadi salah satu bahasan utama dalam rapat Majelis Syuro PKS pada Desember nanti. Apakah mundur dari koalisi, tetap bertahan dalam koalisi, atau ada opsi lain yang dianggap lebih strategis sesuai tujuan dan cita-cita partai,โ kata Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, usai memimpin Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumatera Utara (Sumut) di Hotel Polonia, Medan, Minggu (30/10/2011).
Luthfi mengungkapkan, dari 33 DPW PKS yang ada, belasan di antaranya telah menyampaikan aspirasi kepada DPP PKS untuk mengambil sikap tegas yaitu mundur dari koalisi. Desakan itu muncul pasca kebijakan SBY mereshuffle sejumlah menteri di tubuh Kabinet Indonesia Bersatu jilid II pada pertengahan Oktober lalu.
Menurut Luthfi, hasil reshuffle yang dilakukan Presiden SBY tidak memperkokoh koalisi, namun sebaliknya. SBY dianggap telah mengurangi komitmennya dengan PKS sebagai partai pendukung.
โBisa saja hasil rapat majelis syuro nantinya, PKS mengurangi dukungan karena komitmen pemerintah dalam koalisi juga dinilai berkurang,โ terang Luthfi.
(van/gah)











































