232 WNI Dipulangkan dari Papua Nugini
Rabu, 14 Jul 2004 19:34 WIB
Jakarta - Menko Polkam ad interim Hari Sabarno mengatakan dalam waktu dekat sekitar 49 kepala keluarga atau 232 WNI akan dipulangkan dari Papua Nugini. Mereka adalah warga papua yang sudah tinggal lama disana."Kenapa mereka ingin pulang karena ternyata merasa hidup tidak sesuai dengan harapan dan dianggap sebagai warga negara kelas dua."Demikian ujar Hari seusai rakor polkam di kantornya, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (14/7/2004)."Mereka berniat pulang setelah melihat keadaan di Papua ternyata tidak seperti yang dibayangkan selama ini," tandasnya.Menurutnya, rapat kali ini juga membahas soal lintas batas dari Papua Nugini ke Indonesia dan dihadiri Dubes Papua Nugini. "Tentunya perlu kita siapkan kepulangan mereka terutama menyiapkan rumah dan lahannya," kata Hari. Bupati Merauke Johannes Glubageze yang hadir dalam rapat mengatakan, warga yang pulang adalah warga biasa yang sering melakukan lintas batas. "Mereka tidak terkait soal politik atau OPM. Mereka akan dipulangkan dengan bantuan pemda merauke dengan anggaran dari APBD dan lainnya," tukasnya. Ia menambahkan, warga yang dipulangkan inin sudah menetap di Papua Nugini selama 40 tahun. "Mereka bukan pengungsi tapi hanya karena ketidaktahuan saja," kilahnya.
(ton/)











































