Anak-anak Tak Butuh Kelab Malam, Tapi Youth Center

Anak-anak Tak Butuh Kelab Malam, Tapi Youth Center

- detikNews
Senin, 07 Nov 2011 14:33 WIB
Anak-anak Tak Butuh Kelab Malam, Tapi Youth Center
Jakarta - Tutup kelab malam bagi anak-anak! Tempat semacam itu tidak cocok bagi mereka untuk menggelar acara ulang tahun dan sejenisnya. Ketimbang kelab malam, youth center lebih dibutuhkan anak-anak.

"Jangan sampai main ke kelab malam dan semacamnya jadi budaya buat anak-anak. Kita tentu menyesalkan peristiwa itu (penusukan yang berakhir tewasnya SMA Pangudi Luhur Raafi Aga Winasya Benjamin di Shy Rooftop-red)," kata psikolog anak Seto Mulyadi dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (7/11/2011).

Menurut dia, sudah saatnya sekarang digairahkan kembali youth center atau semacam gelanggang remaja bagi anak-anak sekolah menengah. Sebab tempat tersebut dinilai pria yang akrab disapa Kak Seto ini mampu menampilkan agresivitas remaja yang positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tidak ada penyaluran, maka agresivitas mereka itu bisa jadi negatif," imbuh Kak Seto.

Dia berharap Pemprov DKI Jakarta belajar banyak dari kasus penusukan pada Raafi. Selain mempertegas aturan bagi tempat hiburan malam, juga lebih menggiatkan kegiatan bagi remaja.

"Nanti SEA Games, anak-anak sekolah diliburkan. Nah ini jangan hanya libur saja, tapi harus didesain kegiatan di mana mereka bisa melakukan kegiatan yang sportif sebagaimana para olahragawan," papar Kak Seto.

Pria berkacamata ini menambahkan, kerapnya terjadi tawuran setelah pertandingan antar pelajar, hal itu harus diantisipasi. Petugas harus waspada jika melihat ada gejala tawuran. Guru dan orang tua juga harus memberikan penjelasan tawuran setelah pertandingan bukanlah tradisi.

"Jadi kalau ada yang menyimpang harus ditindak tegas," imbuh Kak Seto.

Jakarta, lanjutnya, sebagai salah satu kota terpadat penduduknya di Indonesia harus mampu menjadi kota yang ramah dan layak bagi anak. "Harus sepenuhnya melindungi anak," harapnya.

Raafi Aga Winasya Benjamin (17) tewas ditusuk di Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (5/11) pukul 02.00 WIB. Raafi datang ke tempat itu karena ada temannya yang sedang menggelar acara ulang tahun.

Sebelumnya Raafi terlibat perselisihan dengan pria penusuknya. Perselisihan diduga hanya karena senggolan saat mereka sedang joget mendengarkan musik. Nyawa Raafi tidak tertolong saat dibawa ke RS Siaga Pasar Minggu.


(vit/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads