"Seharusnya ada aturan lebih tegas, Perda yang lebih tegas, agar pengelola kelab malam dan semacamnya tidak mengizinkan anak-anak masuk. Ini jadi tanggung jawab Pak Gubernur," ujar psikolog anak Seto Mulyadi, dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (7/11/2011).
Perda yang tegas akan melindungi anak-anak dari berbagai tindakan yang tidak diinginkan. Menurut pria yang akrab disapa Kak Seto ini, pengelola dan petugas keamanan juga harus tegas melarang anak-anak mengunjungi tempat semacam itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelab malam dan semacamnya adalah tempat yang tidak layak untuk anak. Karena itu jika sudah ada aturan tegas anak-anak tidak boleh masuk tetapi dilanggar demi kepentingan bisnis, maka menjadi tanggung jawab pengelola tempat hiburan malam.
"Kebanyakan tempat semacam itu kan buka melebihi pukul 12.00 malam. Nah, kalau anak-anak pun dibiarkan di tempat itu sampai pagi nanti bisa membahayakan mereka," ucap Kak Seto.
Raafi meninggal dunia pada Sabtu (5/11) pukul 02.00 WIB. Seorang pria tidak dikenal menusuknya dengan pisau di Shy Rooftop. Perselisihan diduga hanya karena senggolan saat mereka sedang joget mendengarkan musik. Nyawa Raafi tidak tertolong saat dibawa ke RS Siaga Pasar Minggu.
(vit/ndr)










































