Harus Ada Aturan Tegas Kelab Malam Tak Izinkan Anak-anak Masuk

Siswa SMA Pangudi Luhur Tewas

Harus Ada Aturan Tegas Kelab Malam Tak Izinkan Anak-anak Masuk

- detikNews
Senin, 07 Nov 2011 13:38 WIB
Harus Ada Aturan Tegas Kelab Malam Tak Izinkan Anak-anak Masuk
Jakarta - Insiden penusukan yang berakhir tewasnya SMA Pangudi Luhur Raafi Aga Winasya Benjamin (17), sangat disesalkan. Apalagi peristiwa terjadi di kelab malam. Seharusnya ada aturan tegas yang menyatakan kelab malam tak mengizinkan anak-anak masuk.

"Seharusnya ada aturan lebih tegas, Perda yang lebih tegas, agar pengelola kelab malam dan semacamnya tidak mengizinkan anak-anak masuk. Ini jadi tanggung jawab Pak Gubernur," ujar psikolog anak Seto Mulyadi, dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (7/11/2011).

Perda yang tegas akan melindungi anak-anak dari berbagai tindakan yang tidak diinginkan. Menurut pria yang akrab disapa Kak Seto ini, pengelola dan petugas keamanan juga harus tegas melarang anak-anak mengunjungi tempat semacam itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sana ada minuman beralkohol, jadi sangat memungkinkan anak-anak yang datang untuk ikut minum. Makanya itu, mereka seharusnya tidak diizinkan masuk ke sana. Kalau sudah mabuk, jadi rawan emosi meledak, ini bisa membahayakan mereka," sambung pria berkacamata ini.

Kelab malam dan semacamnya adalah tempat yang tidak layak untuk anak. Karena itu jika sudah ada aturan tegas anak-anak tidak boleh masuk tetapi dilanggar demi kepentingan bisnis, maka menjadi tanggung jawab pengelola tempat hiburan malam.

"Kebanyakan tempat semacam itu kan buka melebihi pukul 12.00 malam. Nah, kalau anak-anak pun dibiarkan di tempat itu sampai pagi nanti bisa membahayakan mereka," ucap Kak Seto.

Raafi meninggal dunia pada Sabtu (5/11) pukul 02.00 WIB. Seorang pria tidak dikenal menusuknya dengan pisau di Shy Rooftop. Perselisihan diduga hanya karena senggolan saat mereka sedang joget mendengarkan musik. Nyawa Raafi tidak tertolong saat dibawa ke RS Siaga Pasar Minggu.

(vit/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini