"Saya kita masalah seperti ini terus perlu pengelolaan yang baik dan terukur apalagi ini kaitannya dengan keselamatan dengan warga kita," kata Marty di sela-sela rapat di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (7/11/2011).
"Jadi sampai masalah ini tuntas saya tidak akan bisa menyampaikan upaya yang sedang dilakukan otoritas kita di Nigeria dan pihak perusahaan di sana," lanjut Marty.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prosesnya masih dikelola, kepentingan kita saat ini agar saudara kita dibebaskan, sampai saat itu terjadi lebih baik kita bekerja terus," kata pria yang sempat menjadi Dubes RI untuk PBB ini.
M diculik pada 23 Oktober lalu. 4 Pria bersenjata menyambangi tempat tinggalnya di Kota Kano, 1.000 km dari Ibukota Nigeria, Lagos. Kalbe Farma mempunya perwakilan perusahaan di negara di benua Afrika itu.
Penculik dikabarkan meminta tebusan hingga US$ 500 ribu. Pihak Kalbe Farma menyerahkan sepenuhnya kepada Kemlu untuk melakukan segala upaya agar M bisa selamat dan bebas.
(ken/vit)











































