Menlu Masih Rahasiakan Upaya Pembebasan WNI di Nigeria

Menlu Masih Rahasiakan Upaya Pembebasan WNI di Nigeria

- detikNews
Senin, 07 Nov 2011 13:24 WIB
Menlu Masih Rahasiakan Upaya Pembebasan WNI di Nigeria
Jakarta - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengaku tidak bisa berbicara banyak soal M, pegawai Kalbe Farma yang diculik kelompok bersenjata di Nigeria. Marty baru akan blak-blakan setelah pria 43 tahun itu benar-benar telah bebas.

"Saya kita masalah seperti ini terus perlu pengelolaan yang baik dan terukur apalagi ini kaitannya dengan keselamatan dengan warga kita," kata Marty di sela-sela rapat di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (7/11/2011).

"Jadi sampai masalah ini tuntas saya tidak akan bisa menyampaikan upaya yang sedang dilakukan otoritas kita di Nigeria dan pihak perusahaan di sana," lanjut Marty.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marty juga enggan membicarakan soal permintaan uang tebusan sebesar US$ 500 ribu yang konon diminta oleh penculik. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah mengusahakan bagaimana membebaskan WNI yang diculik tersebut.

"Prosesnya masih dikelola, kepentingan kita saat ini agar saudara kita dibebaskan, sampai saat itu terjadi lebih baik kita bekerja terus," kata pria yang sempat menjadi Dubes RI untuk PBB ini.

M diculik pada 23 Oktober lalu. 4 Pria bersenjata menyambangi tempat tinggalnya di Kota Kano, 1.000 km dari Ibukota Nigeria, Lagos. Kalbe Farma mempunya perwakilan perusahaan di negara di benua Afrika itu.

Penculik dikabarkan meminta tebusan hingga US$ 500 ribu. Pihak Kalbe Farma menyerahkan sepenuhnya kepada Kemlu untuk melakukan segala upaya agar M bisa selamat dan bebas.

(ken/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads