Biota Sungai Siak Terancam Mati

Ribuan Ton Pulp Tumpah

Biota Sungai Siak Terancam Mati

- detikNews
Rabu, 14 Jul 2004 18:29 WIB
Pekanbaru - Ribuan ton bubur kayu atau pulp yang tumpah di Sungai Siak, Riau, diduga kuat mengandung chlorin dan selulosa. Kedua zat ini akan menyebabkan kadar oksigen di sungai itu menurun drastis.Kekhawatiran itu disampaikan pemerhati lingkungan yang juga Direktur Rona Lingkungan Hidup Universitas Riau (Unri) Tengku Ariful Amri kepada detikcom di Kampus Unri, Jl. Patimura, Pekanbaru, Rabu (17/7/2004)."Dua zat yang terdapat dalam bahan pembuat kertas yang tumpah itu akan cepat bereaksi di Sungai Siak. Keduanya akan menghasilkan beban pencemaran yang tinggi sebab sangat mudah membusuk," ungkapAriful mengatakan, berdasarkan penelitian yang dilakukan lembaganya, terbukti kadar oksigen di Sungai Siak menurun menjadi 2,8 PPM (Park per Mililiter). Kadar oksigen normal di hulu Sungai Siak adalah 3,8 PPM."Kondisi ini akan membuat biota sungai kehabisan udara dalam waktu singkat. Apa lagi hal ini diperparah adanya pendangkalan sungai di bagian hilir. Semua ini akan mempersempit ruang gerak oksigen di bagian dasar sungai," tutur Amriful.Ariful menegaskan, PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) bertanggung jawab mengembalikan Sungai Siak pada kondisi semula. Tumpahan bahan pembuat kertas tersebut harus segera direlokasi dan disedot agar pencemaran tidak berlanjut.Sekedar diketahui, peritiwa itu berawal dari terbaliknya kapal pengangkut yang disewa PT IKPP, sebuah perusahaan penghasil bubur kayu dan kertas, di Sungai Siak, Senin (12/7/2004). Buntutnya, sekitar 3000 ton bubur kayu atau pulp yang diangkut kapal tersebut tumplek ke dalam sungai. (djo/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads