"Saya hampir 10 bulan nggak ketemu Dhika sama sekali," terang Malinda kepada wartawan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (6/11/2011).
Malinda mengatakan, Andika dan adiknya yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini hanyalah orang yang tidak bersalah. Kondisi itu sempat membuatnya semakin streess.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya soal keterlibatan Andika, Malinda juga mengatakan itu bukanlah keinginan semuanya. Tapi, keiklasan Andika menghadapi semua ini, juga menguatkannya.
"Ya siapa yang mau ya begini? Kalau tahu akhirnya akan begini tentu saya prepare," katanya.
Image yang terlanjur buruk di mata masyarakat juga tidak lagi diperdulikannya. Karena menurutnya, publik tidak mengetahui keadaan yang sebenarnya.
"Ya karena kita dihakimi publik, nah itu kadang nggak fair. Terkadang hakim bergantung pada opini publik, padahal publik gak tau seutuhnya," ungkap.
Apakah setelah masalah ini selesai Malinda akan kembali bersama dengan Andika? Ia tidak memberikan jawaban yang pasti. Hanya saja menurutnya, perbedaan umur dalam sebuah hubungan bukan menjadi kendala
"Itukan pilihan hidup, anak kecil itu belum tentu tidak dewasa. Saat saya di sini, keluarga Dhika juga jenguk saya. Makanya saya nggak enak akhirnya Andhika keseret-seret ke kasus ini," katanya mengakhiri pembicaraan.
(lia/lh)











































