Diduga Hilangkan Bukti, Sekuriti Shy Rooftop Bakal Dituntut Polisi

Siswa Pangudi Luhur Tewas

Diduga Hilangkan Bukti, Sekuriti Shy Rooftop Bakal Dituntut Polisi

- detikNews
Minggu, 06 Nov 2011 13:32 WIB
Jakarta - Polisi kecewa dengan tindakan sekuriti Shy Rooftop yang diduga telah menghilangkan barang bukti kasus penusukan siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Winasya Benjamin (17). Polisi pun akan menuntut pihak sekuriti.

"Itu yang akan saya tuntut. Seharusnya mereka tidak menghilangkan barang bukti," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Imam Sugianto saat dihubungi wartawan, Minggu (5/11/2011).

Namun Imam tak menjelaskan lebih rinci tuntutan seperti apa yang ia maksud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Imam mengatakan, sekuriti Shy Rooftop diduga telah menghilangkan barang bukti. Hal itu dilihat dari TKP yang sudah dibersihkan saat polisi tiba di lokasi. Darah Raafi sudah dipel dan karpet sudah digulung.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Budi Irawan mengaku pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk Raafi hingga tewas tidak ditemukan di TKP.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu kemarin. Saat itu Raafi dan teman-temannya sedang mengadakan suatu acara di Shy Rooftop. Diduga karena bersenggolan dengan seseorang, Raafi kemudian ditusuk.

Raafi pun sempat dilarikan ke RS Siaga Pasar Minggu, Jaksel, namun nyawanya tidak tertolong.

(gus/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini