Golkar Tak Lagi Ungkit Masa Lalu

Otak-atik Koalisi di Bali (2)

Golkar Tak Lagi Ungkit Masa Lalu

- detikNews
Rabu, 14 Jul 2004 14:46 WIB
Denpasar - Hampir dipastikan duet Wiranto-Wahid tidak akan lolos pada putaran kedua pilpres. Untuk "bagi-bagi kekuasan", Partai Golkar siap melupakan masa lalu. Termasuk dengan musuh bebuyutannya, yakni PDIP.Maklum, di Bali kedua partai ini menyimpan deretan kisah perselisihan yang panjang. Kisah teranyar, menjelang pemilihan legislatif pada bulan Oktober 2003 lalu, dua kader Partai Golkar di Desa Petandakan, Kabupaten Buleleng, Bali tewas dikeroyok sekelompok massa PDIP."Oh, tidak. Kita tidak usah terlalu banyak mengkungkit masa lalu. Dalam politik tidak ada kawan dan lawan. Yang abadi adalah kepentingan," kata Humas Tim Kampanye Wiranto-Wahid Made Suantina di sela-sela Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Pilpres di Kantor KPUD Bali, Jalan Tjok Agung Tresna, Denpasar, Bali, Rabu (15/7/2004).Suantina mengatakan, DPD Partai Golkar Bali belum melakukan pendekatan dengan PDIP terkait koalisi menghadapi pilpres tahapan kedua. "Belum. Karena kita satu garis dengan DPP," katanya.Suantina mengatakan, secara organisasi Partai Golkar Bali belum menentukan sikap. Secara organisasi, pihaknya masih menunggu instruksi dari DPP Partai Golkar atau Tim Kampanye Wiranto-Wahid di pusat.Suantina membantah isu Partai Golkar Bali kebingungan dalam menjatuhkan pilihannya kepada PDIP atau Partai Demokrat. "Kalau itu tidak usah ditanggapi," kelitnya. Partai Golkar mulai jual mahal? tanya wartawan. "Kita pikirkan hal-hal yang strategis saja," kilahnya diplomatis.Ketika ditanya kader Partai Golkar mulai kebingungan akan menjatuhkan pilihan kepada siapa, Suantina tidak mengelak. "Umumnya, teman-teman masih menunggu kita. Di tingkat kecamatan, kabupaten bagaimana? Tunggulah perhitungan nasional," jawab Suantina. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads