Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Nashariyadi kepada detikcom melalui telepon, Jumat (4/11/2011). Dia meralat data sebelumnya dari Manajer Pusat Kendali Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana Sumbar, Ade Edward, yang menyebutkan 3 orang tewas dan 1 hilang.
"Keenam korban hanyut itu tersebar di beberapa titik, antara lain di Lengayang, Air Haji, Pasie Putih, dan Kambang. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dimana korban diduga hanyut," katanya.
Dijelaskan, korban yang sedang dicari tersebut masing-masing bernama Kibit (60), Rayos (30), Azil (1), Symtia (22), Ismaidarnis (32), dan Melia (6). Lebih lanjut Nashariyadi menjelaskan, banjir yang mencapai puncaknya pada Kamis (3/11) itu, juga memutus jalur Sumbar-Bengkulu.
"Saat ini cuaca buruk dan curah hujan masih tinggi. Kita khawatir bila terjadi banjir susulan. Masyarakat kita imbau untuk terus waspada," tukasnya.
(yon/fay)











































