"Kampung yang paling parah terkena banjir adalah Pasa Balakang dan Pasie Gantiang dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter," kata aktivis LSM Daulat Institute, Rustam Effendi, kepada detikcom via telepon, Jumat (4/11/2011).
Di Kampung Pasa Tanggah dan Pangka Pondok, air hanya sampai ke lantai rumah penduduk sekitar 30 cm. "Di Pasa Balakang dan Pasie Gantiang terdapat sedikitnya 250 rumah warga yang terendam air," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer Pusat Kendali Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana Sumbar, Ade Edward, ketika dihubungi detikcom, meminta agar warga Sumbar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir.
"Saat ini sejumlah kawasan di Sumbar sudah dilanda banjir dan sejumlah kawasan lainnya terancam. Banjir terparah terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan. Di Kota Pariaman juga dilaporkan terjadi banjir," tukasnya.
(yon/fay)










































