"Alhamdulillah dia sudah kembali," kata rekan Dea di KJB, Imma saat dihubungi detikcom, Jumat (4/11/2011).
Imma mengatakan informasi ditemukannya Nadia sudah ia terima sejak semalam. Ia dan teman-teman KJB sempat menginap di kampus untuk mencari informasi mengenai keberadaan Dea.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, Imma dan teman-teman masih belum menentukan kapan akan bertemu denga Dea. Imma masih menunggu koordinasi dari keluarga.
"Kita ngobrol-ngobrol dengan keluarga dulu. Kita (KJB) siap-siap kumpul. Nanti kita telepon dulu keluarganya," ungkapnya.
Imma membantah mengenai kabar yang menyebutkan uang kuliah sebesar Rp 3 juta yang ditilep Dea dipakai untuk kepentingan liputan di KJB. Menurut Imma, biaya peliputan dan operasional tidak pernah dibebankan kepada anggotanya.
"Jadi soal itu kita mau meluruskan. Kita tidak pernah dibebani dengan operasional liputan dan lain-lain. Kita kecewa mengenai informasi itu. Tidak benar soal itu," imbuhnya.
Dea ditemukan Kamis (3/11), pukul 21.00 WIB di sebuah kos-kosan di perumahan Greenwood, Jl Smarthouse, Kali Pancur, Manyaran, Semarang, Jawa Tengah.
Dea hilang sejak 24 Oktober. Namun keluarga melapor ke polisi tanggal 26 Oktober. Saat itu, Dea berpamitan untuk pergi kuliah. Terakhir kali meninggalkan rumahnya di Perumahan Galaxy, Bekasi, Dea mengenakan kaos berwarna cokelat dan celana jeans warna hitam.
(gus/fay)











































