Di Semarang
Peserta SPMB Menurun 3,5%
Rabu, 14 Jul 2004 13:23 WIB
Semarang - Sebanding dengan angka penurunan peserta Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dari tahun ke tahun di tingkat nasional, di Semarang kondisinya juga sama. Berdasarkan data yang masuk ke panitia lokal, untuk tahun ajaran 2004 - 2005 angka penurunan peserta SPMB mencapai 3,5%.Ketua Panitia SPMB Semarang Soetarno mengatakan sebanyak 15.876 buah formulir terjual. Dari jumlah ini, yang menukarkan formulir sebanyak 15.870 buah, dan yang tidak menukarkan formulir sebanyak 6 orang."Tapi yang ikut ujian saat ini hanya 15.519 orang karena ternyata 351 tidak mengembalikan formulir. Tahun lalu pesertanya ada 16.410, kalau dibandingkan dengan sekarang, turun sekitar 3,5 persen," kata Soetarno di sela-sela pelaksanaan SPMB di Kampus Undip, Jl. Imam Bardjo Semarang, Rabu (14/07/2004).Lebih lanjut Soetarno mengatakan, pelaksanaan SPMB di Semarang dilakukan di berbagai tempat. Di antaranya di Kampus Undip, UNNES (Universitas Negeri Semarang), SMU I, SMK 4, SMP Kesatrian, SMP 3, SMU Theresiana, SMP 32, SMK 3, dan SMK 13. Dalam pelaksanaannya, di setiap ruang ujian ditempatkan beberapa pengawas. Tiap 10 orang peserta diawasi satu orang. Sehingga, kian banyak peserta SPMB dalam satu ruangan, maka kian banyak juga pengawasnya.Pada hari pertama, 5 orang peserta terpaksa di tempatkan di Auditorium Undip. Padahal seharusnya tempat ujian mereka di UNNES. Hal itu dilakukan karena dua orang di antaranya sakit, dan 3 peserta lainnya terlambat masuk."Untuk hari kedua, mereka yang terlambat dipersilakan menempati lokasi ujiannya. Karena sebenarnya mereka sudah mempunyai tempat ujian. Tak boleh lagi di sini," kata Soetarno.Hari pertama, materi-materi yang diujikan adalah kemampuan dasar yang meliputi Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Hari kedua, IPA - IPS dan IPC.
(nrl/)











































