Jamaah Haji Dapat 16 Kali Makan Prasmanan Selama di Armina

Laporan dari Arab Saudi

Jamaah Haji Dapat 16 Kali Makan Prasmanan Selama di Armina

- detikNews
Jumat, 04 Nov 2011 04:46 WIB
Jamaah Haji Dapat 16 Kali Makan Prasmanan Selama di Armina
Makkah - Hari Jumat (4/11) pukul 08.00 WAS atau 12.00 WIB, jamaah Indonesia yang telah berkumpul di Makkah mulai diangkut ke padang Arafah untuk menanti puncak haji pada Sabtu 5 November. Selama ritual haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina), jamaah akan mendapat jatah makan katering sebanyak 16 kali.

Menurut Kabid Pengawasan dan Pengendalian Katering Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH), Sri Ilham Lubis, 16 jatah makan itu terdiri dari; 4 kali makan di Arafah pada 8 dan 9 Dzulhijjah (4-5 November), 11 kali makan di Mina dan 1 kali snack.

"Anggaran katering armina 215 riyal per jamaah ditambah 60 riyal untuk logistik seperti kebersihan, dapur, tenda, dsb. Sehingga total 275 riyal per jamaah," beber Sri usai mendampingi Menteri Agama Suryadharma Ali meninjau perkampungan Indonesia di Arafah, Kamis (3/11/2011) pukul 18.00 WAS atau 22.00 WiB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Katering untuk nyaris 200 ribu jamaah reguler itu disiapkan oleh 18 perusahaan katering yang ditunjuk misi haji Indonesia untuk maktab 1 hingga 32. Sedangkan maktab 33 hingga 70 diservis oleh Muassasah Asia Tenggara. Sekadar diketahui, 1 maktab sekitar 3.000 jamaah.

Tahun ini sistem prasmanan diperbarui. Pertama, menggunakan sistem antrean dua sisi, kanan dan kiri. Kedua, tempat makan prasmanan disediakan untuk satu kloter sekitar 450 jamaah. Kloter dibagi per rombongan sekitar 50 orang. Nah, tiap rombongan akan mendapat giliran antre makanan secara buffet itu dalam tempo 20 menit. Tahun lalu, satu kloter antre secara bersamaan.

Ketiga, makanan harus selalu tersedia. Misalnya kalau ada jamaah yang belum ingin makan karena konsentrasi wukuf, maka hidangan harus tetap ada. "Nanti sayur dibuang kalau terlalu lama, jadi tersedia nasi dan lauk," ujar Sri. Karena itu, perlu komunikasi yang apik antara pimpinan kloter dan petugas katering.

Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali mengingatkan jamaah untuk membawa perbekalan cukup saat mulai didorong di Arafah. "Karena makanan baru disediakan Jumat malam hingga Sabtu malam," katanya.

Surya memprediksi pelayanan katering akan lebih baik. "Kita telah meninjau dapur, bahan baku berkualitas, tempat prasmanan, dan yang berkaitan dengan itu, sehingga pelayanan katering akan lebih baik daripada tahun lalu," paparnya optimistis.

Dulu, kata Surya, terjadi antrean panjang dan panas pada siang hari. "Sekarang ada perbaikan. Dulu antrean satu jalur, sekarang dua jalur," kata amirul haj ini.

Perbaikaan lainnya, tenda prasmanan yang lebih luas dan bisa diperluas di di maktab yang masih ada kelebihan tanahnya bila ada hal yang mendesak.

foto: Sri Ilham (kerudung biru)

(nrl/fjp)


Berita Terkait