YLKI Kritik TransJ yang Masih Pakai Karcis Kertas

YLKI Kritik TransJ yang Masih Pakai Karcis Kertas

- detikNews
Kamis, 03 Nov 2011 19:06 WIB
YLKI Kritik TransJ yang Masih Pakai Karcis Kertas
Jakarta - Sejak 7 tahun beroperasi, belum terlihat kemajuan dari sistem operasional Trans Jakarta (TransJ). Tolok ukurnya terlihat dari masih digunakannya karcis kertas bagi para pengguna transportasi cepat dan massal ini. Bisa dibilang, TransJ masih tergolong konvensional.

"Tidak ada budaya baru yang dibawa Trans Jakarta, masih konvensional," kata Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, dalam jumpa pers di Gedung Trans Jakarta-Busway (x-gedung Sudin PU Jaktim), Jl Jatinegara Barat, Kamis (3/11).

Menurutnya, akan tidak efektif bila pola konvensional, menggunakan tiket kertas, bila terus dipertahankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seharusnya dengan usia Trans Jakarta yang ketujuh sudah bisa mengganti sistem tiket yang sekarang digunakan," ujar Tulus.

Dia menilai tidak efektifnya penggunaan tiket karcis yang masih dipertahankan operator TransJ karena dapat pola berjenjang pelaporan dan juga penumpukan pegawai.

"Di luar negeri hampir tidak ada gunakan tiket seperti ini untuk transportasi sejenis. Semestinya Trans Jakarta sudah bisa lebih moderen," ujar Tulus.

"Kalau ingin elegan tiket kertas harus ditinggalkan," imbuhnya.

Tulus mengusulkan, pengelola TransJ sudah mulai memberlakukan tiket online. Selain menggiurkan dari sisi bisnis juga tidak membutuhkan biaya mahal.

Meski saat ini TransJ telah menggunakan sistem pembelian tiket online dengan menggunakan Jakcard, namun penggunaan Jakcard terbatas karena hanya melalui Bank DKI saja.

"Tidak hanya sama bank DKI saja, kerja sama seharusnya dengan semua bank agar bisa diakses," ujar Tulus.



(ahy/fjp)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads