Siswa dari sekolah di Jl Ahmad Yani No 30, Kota Magelang dibawa ke Poliklinik Bhayangkara, Jl Ahmad Yani; UGD RSJ Prof Dr Soeroyo Syah, Jl Raya Semarang-Magelang; dan RS Yoga Dharma Jl Pahlawan, Prayudan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
9 Dari 12 pelajar harus dirawat secara intensif. Informasi yang dihimpun detikcom, Kamis (3/11/2011), puluhan siswa SD ini jajan di luar sekolah saat istirahat. Namun, 12 siswa yang jajan bakwan kawi malang mengalami keracunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah biasanya teman-teman waktu istirahat jajan bakwan malang yang dijual keliling dengan sepeda motor dan biasa mangkal di sini (sekolah). Begitu masuk kelas, saat kami akan mengikuti pelajaran kami langsung mual-mual, pusing dan muntah-muntah," jelas salah satu siswa kelas VI SD Kristen 2 Kota Magelang, Garda Capriella kepada detikcom.
Pihak sekolah langsung melarikan belasan siswa ini ke sejumlah RS dan poliklinik terdekat. Sampai saat ini, masih ada 9 siswa yang dirawat di RS Yoga Dharma. Mereka adalah Candra Sari, Margaretha, Gloria Demiaran, Jordhy, Vincentius Deddy dan Natalio. Sedangkan 3 lainnya diperbolehkan pulang yaitu Erin, Endriko dan Defki.
"Bagi yang kondisinya tidak parah, langsung dibawa pulang orang tuanya. Yang jelas, ini kejadian yang pertama disekolah kami," kata Sumarah, salah satu guru di SD tersebut.
Kapolres Kota Magelang AKBP Guritno mengatakan polisi mendalami kasus keracunan ini. Sedangkan, Dr S B Suliandari dari RS Yoga Dharma, menyatakan belum dapat memastikan penyebab keracunan para siswa tersebut. Bahan-bahan bakwan malang perlu diperiksa di laboratorium kesehatan.
"Mereka bisa keracunan dari bahan baku yang digunakan. Bisa juga dari saosnya atau dari penyajiannya yang tidak higienis. Untuk memastikan itu, perlu tes di laboratorium," katanya.
(fay/vit)











































