JK: Yang Dipertandingkan di New7Wonders itu Objek, Bukan Kantor

JK: Yang Dipertandingkan di New7Wonders itu Objek, Bukan Kantor

- detikNews
Kamis, 03 Nov 2011 16:53 WIB
JK: Yang Dipertandingkan di New7Wonders itu Objek, Bukan Kantor
Jakarta - Duta Komodo Jusuf Kalla menyayangkan adanya sikap dari pejabat pemerintah yang merecoki kampanye mendukung Pulau Komodo menjadi keajaiban dunia baru. Apalagi ada yang mempersoalkan kredibilitas lembaga New7Wonders sebagai penyelenggara event.

"Sekarang yang dipertandingkan itu objek, bukan kantor. Masa gara-gara dubesnya (Dubes RI di Swiss Djoko Susilo-red) enggak tahu alamat, semua jadi buyar," terang JK di Kampus Pasca Sarjana UGM di Jl Saharjo, Jakarta, Kamis (3/11/2011).

JK juga menjelaskan, Kemenbudpar dicabut haknya dari New7Wonders karena tidak memenuhi persyaratan sebagai tuan rumah. Saat itu lokasi acara dilelang dan Indonesia menjadi pemenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penawar tertinggi Budpar, katanya sanggup US$ 10 juta, padahal yang ditawarkan US$ 7 juta, tapi Budpar menghindar," terangnya.

Sebagai Duta Komodo, JK juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberi dukungan untuk Pulau Komodo. Dia berharap dengan masuk ke dalam 7 keajaiban dunia baru, wisata di NTT akan maju.

"Sebenarnya saya hanya mendukung gerakan, ketuanya kan Emmy (Emmy Hafild-red). Terima kasih juga pada operator, di mana biaya hanya Rp 1, satu rupiah pun dipersoalkan, padahal dia gak kasih pula yang persoalkan. Tetap dukung sampai tanggal 11 November," tuturnya.

JK menegaskan, Rp 1 itu pun bukan diambil untuk pihak yang mendukung Komodo yakni Emmy Hafild. "Itu pajaknya. Jadi enggak ada yang aneh, kalau ditanyakan Rp 1 ke mana? Tanyakan ke mana sama operator," tegas JK.

(ndr/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini