Sejumlah anggota Komisi IX DPR hari ini berkunjung ke sana. Sembari mencari solusi agar banjir tidak terus melanda Pondok Labu, terlebih di musim hujan.
Menurut anggota Komisi IX DPR, Nova Riyanti Yusuf, posko tersebut baru saja dibuka hari ini. Pokso ini mendata korban banjir Pondok Labu yang ternyata mencapai 1.268 orang. Jumlah tersebut tentunya memerlukan berbagai bantuan, selain bantuan layanan kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 1.268 orang yang tercatat jadi korban banjir Kali Krukut berasal dari lima RT. Rinciannya, RT 09 dengan 36 KK, 157 orang dan 30 rumah, RT 10 dengan 9 KK, 60 orang, dan 24 rumah. Di RT 11 terdapat 127 KK, 656 orang, dan 122 rumah, RT 12 ada 90 KK, 250 orang, dan 24 rumah, sedangkan di RT 14 terdapat 36 KK, 150 korban, dan 40 rumah. Total korban di RW O3 adalah 358 KK, 1.268 korban, 325 rumah.
"Pasca banjir ini tentunya banyak keluhan penyakit yang diderita oleh masyarakat yang terkena banjir, sehingga perlu dibuka posko kesehatan berupa layanan pengobatan gratis," jelas Sekretaris Departemen Kesehatan DPP Partai Demokrat ini.
Rencananya, tim FPD DPR akan turun langsung ke posko banjir besok (5/11), sekaligus memberikan penyuluhan kepada warga setempat.
"Pelayanan posko kesehatan berlokasi di RT 10, RW 03 Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Dan besok pagi tepatnya pukul 10.00 WIB sudah berada di lokasi posko. Mudah-mudahan jangan sampai banjir seperti di Bangkok," terang dia.
(van/nvc)











































