Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) tidak tahu menahu soal aliran dana tersebut. Termasuk kemungkinan adanya transksi mencurigakan ke petinggi Polri.
"Kita tidak temukan dan kita tidak bicarakan itu," kata Kepala PPATK M Yusuf usai bertemu dengan pimpinan KPK di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (3/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita nggak bicara soal itu," tambahnya lagi.
Diketahui, Freeport-McMoRan Copper & Gold, yang merupakan induk dari PT Freeport Indonesia, menganggarkan 'uang keamanan' untuk operasionalnya di sejumlah negara. Di Indonesia, 'uang keamanan' Freeport mencapai US$ 14 juta atau sekitar Rp 126 miliar. Angka itu lebih rendah dibandingkan 'uang keamanan' di AS yang mencapai US$ 81 juta.
(mad/feb)










































