Wanita Penghibur Terjaring Operasi Yustisi di Kebon Jeruk

Wanita Penghibur Terjaring Operasi Yustisi di Kebon Jeruk

- detikNews
Kamis, 03 Nov 2011 09:49 WIB
Wanita Penghibur Terjaring Operasi Yustisi di Kebon Jeruk
Jakarta - Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) digelar di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Umumnya mereka yang terjaring adalah para wanita penghibur yang tidak memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP) DKI Jakarta.

Petugas gabungan dari Sudin Dukcapil, Jakarta Barat dibantu Satpol PP mendatangi kamar-kamar kos di Komplek Aldiron, RT 5 RW 5 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Para penghuni yang mayoritas wanita tampak terkejut.

Satu persatu petugas mengetuk pintu kamar kos, dengan wajah lesu dan pakaian minim para wanita ini terlihat takut. Sebelum meminta KTP satu persatu, petugas menjelaskan tujuan kedatangan mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita hanya ingin mendata, apakah kalian sudah punya KTP DKI," ujar Joko salah seorang petugas.

Mendengar itu Julia (19) mengaku baru sebulan tinggal di Jakarta. Identitas yang dimilikinya masih dari daerah asal yaitu Karawang. "Saya masih baru Pak, belum buat KTP sini," kata perempuan berparas manis itu.

Hal senada juga diungkapkan Ani Sunarsih (20). Perempuan yang bekerja sebagai pemandu karaoke di salah tempat hiburan malam itu, juga terjaring karena KTP-nya masih Jawa Barat. "Saya tidak tahu kalau harus punya KTP DKI," elaknya.

Oleh petugas mereka yang terjaring didata untuk selanjutnya dibawa ke Kelurahan Duri Kepa untuk menjalani sidang tindak pidana ringan.

"Nanti siang diurus ke Kelurahan Duri Kepa," kata petugas.

(did/anw)


Berita Terkait