Kepala Unit I Subdit Jatanras Polda Metro Jaya AKP Budi Hermanto mengatakan, penculikan ini terungkap setelah Muhammad melapor ke Polda Metro Jaya.
"Kakak korban melaporkan kepada kepolisian bahwa adiknya (Ahmad) diculik oleh pelaku dan pelaku meminta tebusan sebesar US$ 40 ribu," kata Budi saat dihubungi wartawan, Rabu (2/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pelaku kemudian memberi sejumlah uang kepada Taksin ini," katanya.
Namun, janji tinggal janji. Taksin ternyata tidak menepati janjinya dan justru melarikan diri hingga membuat pelaku marah. Taksin sendiri mengenal Muhammad di restoran milik Muhammad di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.
Para pelaku kemudian mencari keberadaan Taksin. Hingga akhirnya, para pelaku mengetahui kalau Taksin pernah tinggal bersama Muhammad, kakak dari Zamani di Apartemen Mediterania, Gadjah Mada, Jakarta Pusat.
"Karena Muhammadnya tidak ada, yang ada adiknya itu, sehingga adiknya lah yang dibawa," katanya.
Para pelaku kemudian menculik korban di apartemen tersebut pada tanggal 31 Oktober 2011 malam. Korban kemudian dibawa dan disekap di Vila Monalisa di Jl Lembah Nyiur No 65, Cisarua, Bogor. Para pelaku berhasil ditangkap polisi pada Rabu (2/11) sore tadi.
(mei/her)










































