Tak Terima Anak Ditilang, Dosen Pukul Polantas

Tak Terima Anak Ditilang, Dosen Pukul Polantas

- detikNews
Rabu, 02 Nov 2011 18:26 WIB
Pekanbaru - Seorang dosen berinisial AR dari salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru, Riau terpaksa diamankan polisi. Ini karena ulahnya membogem seorang polisi lalu lintas, yang menilang anaknya.

Pemukulan terhadap anggota Polantas Polresta Pekanbaru itu terjadi pada Rabu (2/11/2011). Pagi tadi, petugas Polantas Bripka Febri A tengah bertugas di lapangan untuk mengatur lalu lintas.

Sebagaimana biasanya pagi hari, arus lalu lintas lumayan padat di kota Pekanbaru. Saat Bripka Febri mengatur lalu lintas di Jl Hasan Basir, salah seorang pelajar pengguna sepeda motor melintas tanpa mengenakan helm.

Spontan polisi yang bertugas, menghentikan sepeda motor tersebut. Ketika ditanyakan, ABG pelajar ini tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, dengan asalan tertinggal di rumah.

Polisi pun memberikan kesempatan kepada pelajar tersebut untuk mengambil kelengkapan surat ke rumahnya. Tak beberapa lama, ternyata pelajar tadi datang lagi dengan membawa orangtuanya. Tapi tetap saja, petugas Polantas ini meminta kelengkapan surat sepeda motor tersebut.

Entah apa sebabnya, ternyata orangtua pelajar seakan tidak menerima bila anaknya ditilang. Buk! Dengan emosi, tanpa basa basi, orangtua pelajar ini memberikan bogem mentah ke wajah Bripka Febri.

Akibat pemukulan tersebut, hidung anggota polisi ini langsung mengeluarkan darah segar. Tak berapa lama anggota Polantas lainnya mencoba untuk menenangkan orangtua pelajar tersebut.

Petugas pun langsung menggiring pelaku pemukulan tersebut ke Mapolresta Pekanbaru. Setelah dilakukan pemeriksaan, baru diketahui pelaku berinisial AR mengaku sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru.

Kasat Lantas Kompol Fadly Munzir kepada wartawan, membenarkan kasus pemukulan tersebut. Dia menjelaskan, pelaku pemukulan sudah amankan dan diserahkan ke Reskrim Polresta Pekanbaru.

"Jelas kasus ini akan dilanjuti, karena murni tindak pidana pemukulan," terangnya.

(cha/fay)


Berita Terkait