Eits, itu bukanlah sapi dan kambing sungguhan, melainkan relawan Al Azhar Peduli Umat, yang memakai kostum sapi dan kambing. Relawan memakai kostum sapi berbulu putih bertotol hitam, dan kostum kambing berwarna putih membagi-bagikan pamflet di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2011).
Pamflet itu berisi ajakan untuk kurban beserta nomor rekening atau nomor telepon untuk menjemput kurban jika para warga ingin menyalurkan kurban. 'Kambing' dan 'sapi' itu didampingi rekan-rekannya sekitar 20 orang yang memegang 5 spanduk berukuran 1x3 meter bertuliskan 'Always Qurban'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya hari ini kita adakan aksi damai untuk ajakan kurban. Program kurban ini nanti akan kita bagi-bagikan untuk wilayah miskin, rawan pangan dan kekeringan di seluruh Indonesia. Kita mau menyampaikan khususnya pada pengendara untuk melaksanakan kurban," GM Fund Raising dari Al Azhar Peduli Umat, Dwi Kartikaningsih.
Dwi menjelaskan harga kurban seekor kambing seberat 30 kg sekitar Rp 1,5 juta dan seekor sapi seberat 300 kg sekitar Rp 10,5 juta. Dia mengakui harga kurbannya agak mahal karena untuk menjaga kualitas dan bobot hewan kurban. Satu lagi, mereka yang berkurban melalui Al Azhar Peduli Umat akan mendapatkan bonus wakaf bibit pohon.
"Jadi setiap kita mengurbankan 1 kambing akan mendapatkan 1 pohon jabon, wakaf pohon jabon nanti akan ditanam di Ciseeng (Bogor). Ada tanah seluas 2 hektar, kira-kira cukup untuk 3 ribu pohon. Nanti akan diurus, dirawat selama 8 tahun dan nanti hasil penjualannya akan disumbangkan untuk biaya pendidikan masyarakat yang tidak mampu," jelas Dwi.
(nwk/fay)











































