Survei JSI: Kinerja Pemerintah Berantas Korupsi Masih Buruk

Survei JSI: Kinerja Pemerintah Berantas Korupsi Masih Buruk

- detikNews
Rabu, 02 Nov 2011 16:51 WIB
Jakarta - Memasuki periode kedua menjadi presiden, kinerja SBY dalam pemberantasan korupsi dinilai buruk. Masyarakat pesimis dengan penuntasan sejumlah kasus besar seperti bailout Bank Century dan suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011.

Kasus bailout Bank Century 71,5% masyarakat menilai penanganannya tidak baik disusul korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games 65,9%, dam kasus suap di Kemenakertrans 66,5%, kasus korupsi di Kemendiknas 65,7% dan kasus korupsi di Kemenkes.

"SBY harus melakukan perbaikan penegakan hukum di sisa 3 tahun pemerintahannya," ujar Direktur Eksekutif JSI, Widdi Aswindi, saat memaparkan hasil survei lembaganya di Hotel Sultan, Rabu (2/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penilaian buruk masyarakat terhadap pemerintahan SBY, juga berdampak pada kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebanyak 58, 9% masyarakat mengaku tidak puas terhadap kerja KPK dalam menyelesaikan kasus suap Wisma Atlet SEA Games, 61,3% untuk kasus suap di Kemenakertrans, 59,9% korupsi di Kemendiknas, 58,2% kasus di Kemenkes terakhir 54,4% kasus Bank Century.

"KPK masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan," tandasnya.

Hasil jajak pendapat Jaringan Suara Indonesia (JSI) dilakukan pada 10-15 Oktober 2011 yang menggunakan teknik sampling multistage random sampling dengan sample 1.200 responden dan margin error sebesar +/- 2,9%.

Tingkat pendidikan responden 51,7 persen lulusan SD atau tidak lulus sama sekali. Sebanyak 19,1 persen lulusan SMP, 21,3 persen lulusan SMA dan 8 persen lulusan S1 atau selebihnya.

(asp/lh)


Berita Terkait