Pemulangan TKI Overstayer dari Arab Saudi Berakhir

Pemulangan TKI Overstayer dari Arab Saudi Berakhir

- detikNews
Rabu, 02 Nov 2011 12:42 WIB
Pemulangan TKI Overstayer dari Arab Saudi Berakhir
Jeddah - Gelombang pemulangan massal WNI/TKI overstayer dari Arab Saudi telah berakhir. Selama tiga hari pemulangan, berhasil dipulangkan 1572 orang dewasa dan anak-anak yang hanya sebagian kecil di antara mereka masih memiliki dokumen indentitas diri dan pasport.

"Hampir 95 persen TKI/WNI overstayer tidak memiliki dokumen perjalanan (paspor) dan dokumen identitas diri," kata Konsul Penerangan Sosial dan Budaya KJRI Jeddah, Cahyono Rustam, melalui surat elektronik, Rabu (2/11/2011).

Berdasar data KJRI Jeddah, jumlah TKI overstayer yang telah pulangkan terdiri dari 1504 wanita dan laki-laki dewasa, 26 anak (child) dan 42 bayi (infant). Sebagian besar dari mereka masuk ke Arab Saudi menggunakan visa kerja dan kemudian kabur dari majikannya. Sebagian lainnya, menggunakan visa umrah dan kemudian bekerja secara ilegal.

"Ada diantaranya yang menetap bertahun-tahun dan menikah di Arab Saudi dan kembali ke Indonesia dengan membawa anak-anak mereka," papar Cahyono.

Pemulangan massal berlangsung sejak 30 Oktober dan berakhir hari ini dengan mendaratnya kelompok terbang terakhir di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, pada pukul 07:15 WIB. Pemulangan dibagi dalam lima kelompok terbang dengan menggunakan penerbangan kosong yang sebelumnya menerbangkan kelompok terbang terakhir jamaah calon haji asal Indonesia ke Arab Saudi.

"Penggunaan hajj empty flight kloter terakhir ini dimaksudkan agar tidak mengganggu rotasi dan jadwal penerbangan haji," jelas Cahyono.

Pemulangan massal ini merupakan realisasi kesepakatan pemerintah dua negara mengenai penanganan overstayer. Pemerintah Arab Saudi bersedia memberikan amnesti (tidak menjatuhkan denda atau rusum kepada pelanggar izin tinggal) secara terbatas dan mempermudah pemberian exit permit kepada para WNI overstayer.

"Namun dengan pemulangan massal ini bukan berarti sudah tidak ada lagi WNI overstayer di Arab Saudi. Diperkirakan masih terdapat ribuan WNI 0verstayer di Arab Saudi yang saat ini bekerja secara ilegal pada majikannya atau tempat lainnya," sambung Cahyono.

(nrl/lh)


Berita Terkait