Seperti disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman dalam siaran pers, Rabu (2/11/2011), Umar Patek sempat berkeliling ke sejumlah lokasi. Mulai dari Pandeglang, Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.
Nama Umar Patek telah ditetapkan sebagai tersangka kasus bom Bali tidak lama setelah bom Bali meledak. Dia pun kemudian masuk dalam jajaran daftar pencarian orang alias buron. Namun, dia ternyata pintar bersembunyi, sampai akhirnya baru pada 2011 dia ditangkap di Pakistan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pandeglang, lokasi Rumah Sapta d/a Jl. Raya Labuan Km 08 Bojong Canat, Kec Cikedal, Kab Pandeglang (depan Puskesmas/SD Cipicung 2).
2. Lebak, lokasi latihan menembak di pantai, ada tebing batu dan daerah batubara Desa Panyaungan, Kec Cihara, Kab Lebak.
3. Condet, rumah Muksin Jl. Surilang no. 29 Kel Kampung Gedong Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim), rute Jl Raya tengah Komplek Kuwera sebelah kav 11 no. 27 pas pintu darurat keluar komplek.
4. Pamulang, Tangerang Selatan, lokasi kontrakan Hasan Nur, Jl Madrasah RT 01/RW 03, Kontrakan No 9 milik Sriharyati.
5. Pamulang, lokasi kontrakan Dulmatin & Umar Patek Jl Salak 5. RT 04/RW 04 yang ada tower air.
6. Depok, lokasi rumah Bayu yang menampung Umar Patek, Jl Lamandau 5 no 29 Sukmajaya Depok.
7. Kp Melayu, lokasi kontrakan Umar Patek Kp Melayu, Jl Setia no 23 Bidaracina, Jaktim.
8. KP Melayu kecil, kontrakan Umar Patek, depan Masjid Al Abbasiyah no.2 tingkat warna kuning.
9. Bekasi, rumah kontrakan Budi yang disambangi Umar Patek, Jl Raya Pondok Ungu, Kel Perwira RT 05/RW 12 Bekasi Utara.
Umar Patek diketahui berpindah-pindah lokasi persembunyian. Disebutkan Saut, bahwa Umar Patek pun sempat latihan menembaik di Lebak. Di sela-sela pelariannya dia pun mengkonsolidasi jaringannya. Di Pamulang, saat itu dia sempat bertemu Dulmatin.
(ndr/asy)











































