"Pemerintah sudah sampaikan DIM sandingan ala pemerintah, harusnya kita hormati itu. Toh masih ada waktu untuk kita duduk bersama. Kita ini bersaudara. Tak perlu kemudian bikin blok-blok apa, seperti ada perang dingin saja. Ini bukan perang dingin, nanti bisa kita cari kok solusi terbaik," ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada detikcom, Rabu (2/11/2011).
Posisi Golkar, menurut Priyo, tetap menginginkan 5 persen untuk PT. Dan dapil kita ingin diperciut menjadi 3-6 kursi. Namun Golkar masih membuka ruang kompromi dengan usul pemerintah yakni PT 4 persen.
"Kami beri apresiasi terhadap konsep pemerintah dalam hal ini, tujuannya apa, agar semakin dekatkan para caleg kepada konstituen yakni kepada rakyatnya. Saya ingin katakan Golkar tidak ingin katakan ini harga mati," tuturnya.
Ia juga berharap anggota Setgab tetap menjaga kesatuan visi. Tidak lantas pecah kongsi karena eksistensinya terancan.
"Selama ini komunikasi baik-baik saja. Tapi kan saya sejak awal ingin sampaikan tidak sembarang semua hal kemudian harus didiputuskan di Setgab. Nyatanya banyak hal di DPR ini running saja alamiah, tak perlu dibahas dan diputuskan di Setgab. Tapi manakala satu hari Setgab juga ingin kongkow bicarakan masalah ini ya silakan saja. Tidak apa-apa dan tidak terlarang, tapi jangan dipaksakan harus satu suara," paparnya
Yang utama melakukan lobi-lobi dan perdebatan yang sehat. Karena blok-blok yang dibentuk bisa membuat pembahasan RUU pemilu akan buntu dan harus dituntaskan dengan voting, di mana arogansi mayoritas malah terjadi.
"Bisa, pasti kita buka peluang untuk duduk satu meja. tidak perlu blok-blok. kalau itu soalnya nanti akan berkeras pada sektor lain. Di sini pun akhirnya ya sudah, ada mekanisme voting, kan akhirnya jadi nggak indah. Lebih baik kita duduk, adu argumentasi saja, adu sahih di publik, uji sahih di kampus-kampus," imbaunya.
Ia juga berharap semua parpol komit dengan semangat perbaikan UU pemilu. Tak ada yang memboikot dalam setiap poin pembahasan UU Pemilu.
"Jangan begitu. Kan tidak baik kalau saling boikot begitu. Atau diajukan distrik skalian, monggo saja. Tidak baik kalau boikot begitu," tandasnya.
(van/ndr)











































