"Sampai saat belum ada kabar baik, tapi kita terus menunggu dan berharap dia baik-baik saja," terang kakak Nadia, Dimas Pratama, kepada detikcom, Rabu (2/11/2011).
Dimas mengatakan, keluarga tidak putus asa mencari keberadaan adiknya tersebut. Namun ponsel dan nomor Nadia sudah tidak aktif lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Senin kemarin saya ketemu temannya, temannya bilang dia sudah tidak terlihat di kampus sejak tiga minggu sebelum kehilangannya," jelasnya.
Dimas menilai sikap adiknya itu susah ditebak. Jika berada di antara teman-temannya, Nadia menjadi anak supel dan terbuka. Tapi ketika di rumah dia akan menjadi gadis yang sangat pendiam.
Dimas juga memastikan bahwa adiknya itu saat ini tidak mempunyai teman dekat pria.
"Karena kalau ada pasti dia cerita sama ibu dan teman-temannya. Tapi setahu saya belakangan ini dia nggak ada (pacar)," tambahnya.
Keluarga kehilangan komunikasi dengan Nadia sejak Senin 24 Oktober lalu. Menurut ayah Nadia, Tri Wahyudi, putrinya terakhir minta izin untuk berangkat ke kampus. Nadia mengenakan celana jeans hitam, kaos cokelat dan membawa tas berwarna biru.
"Dia naik ojek waktu itu. Diantar sampai Jl Kalimalang," imbuhnya.
Bagi Anda yang memiliki informasi keberadaan Dea dapat menghubungi nomor telepon ayah Dea bernama Tri Wahyudi di nomor 0856 -9747-0727 dan kakaknya, Dimas Pratama, 0858-1365-8887.
(lia/anw)











































