Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Iman Imanudin mengatakan dari hasil olah TKP, pelaku diduga bertamu ke rumah korban. Meski demikian, Iman belum bisa memastikan bila pelaku pembunuhan adalah orang dekat korban.
"Kalau orang dekat, kita belum bisa menyimpulkan. Tapi kemungkinan kenal, iya," kata Iman saat dihubungi detikcom, Selasa (1/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecurigaan belum ada. Saat ini kita fokus untuk menganalisa dulu dari temuan di TKP," ujarnya.
Dikatakan Iman, sebelum dibunuh, korban diduga menerima pelaku yang berkunjung ke rumahnya. Di ruang tamu rumah korban, polisi menemukan sejumlah gelas berisi kopi dan air mineral.
"Seperti habis disuguhi," imbuhnya.
Pasangan suami istri yang memiliki usaha air isi ulang itu ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya pada Senin (31/10) malam lalu. Kedua korban ditemukan oleh pembantunya yang baru pulang dari warung di sebuah kampus di Bogor.
Syarif ditemukan tewas tercekik, sementara istrinya ditemukan dengan kondisi luka tusuk. Korban diperkirakan dibunuh pada Senin (31/10) sore. Pasalnya, pada Senin paginya, korban sempat mengantar pembantunya ke warung.
Belum diketahui apakah keduanya merupakan korban perampokan. Pasalnya, sejumlah barang berharga milik korban seperti mobil, motor dan brankas berisi uang tunai masih ada. Pelaku hanya mengambil handphone milik korban saja.
(mei/anw)











































