Foke Jamin Peringatan Dini Banjir Berfungsi Baik, Warga Jangan Khawatir

Foke Jamin Peringatan Dini Banjir Berfungsi Baik, Warga Jangan Khawatir

- detikNews
Selasa, 01 Nov 2011 22:41 WIB
Foke Jamin Peringatan Dini Banjir Berfungsi Baik, Warga Jangan Khawatir
Jakarta - Musim penghujan sudah melanda sebagian besar wilayah Indonesia termasuk Jakarta. Meski curah hujan akan meningkat, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meminta warga ibukota tak perlu khawatir berlebihan dengan ancaman banjir.

"Tolong beritakan yang benar dan tepat kepada masyarakat Jakarta. Tidak perlu khawatir terjadi bencana banjir besar," tutur Fauzi usai membuka Konferensi Kesehatan ANMC21, di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (1/11/2011).

Imbauan itu disampaikan Fauzi karena menurutnya sistem peringatan dini terhadap antisipasi banjir di Jakarta dalam kondisi yang cukup optimal. Sehingga, jika terjadi kenaikan air di pintu-pintu air yang ada di Jakarta tentu akan diberikan informasi secepat mungkin pada masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau memang terjadi kenaikan air di pintu air, maka kita akan memberitahukan warga bahwa 12 jam air lagi air akan ada di sepanjang sungai Ciliwung, dan warga diminta untuk mengungsi," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Foke ini menambahkan, untuk mencegah Jakarta dari genangan air, saat ini pihaknya melalui Dinas PU DKI juga tengah membangan sistem peringatan dini di dalam kota Jakarta sebanyak 10 unit di 10 titik lokasi. Ditargetkan, 10 sistem peringatan dini ini akan terpasang sebelum bulan Desember 2011.

Perihal kabar yang beredar tentang kenaikan permukaan air di 14 pintu air yang ada di Jakarta dan Bogor, Foke dengan tegas membantahnya. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar.

"Saya baru menerima laporan ketinggian air di Pintu Air Katulampa masih setinggi 20 centimeter," tambahnya.

Dia berharap masyarakat tidak terpancing dengan kabar yang tidak jelas dan hanya meresahkan masyarakat. Karena menurutnya, sistem peringatan dini di pintu air akan memberikan sinyal ketika tinggi permukaan air di Katulampa sudah mencapai siaga III.

"Maka kita akan beritahu warga kalau 12 jam lagi akan ada air kiriman dari Bogor di sepanjang Ciliwung," jelasnya.

Berdasarkan data Satuan Koordinasi Pelaksana Crisis Center (Satkorlak CC) DKI Jakarta, tinggu muka air di 14 pintu air masih dalam batas normal. Hingga pukul 13.00 WIB hari ini, tinggi muka air Pintu Air Katulampa hanya 50 centimeter, atau masih di bawah batas siaga III yaitu 80-150 centimeter.

Begitu juga dengan pintu air di kawasan Barat Jakarta, yaitu tinggi muka air Pintu Pesanggrahan masih 70 sentimeter dan Pintu Air Angke Hulu 40 centimeter. Keduanya masih di bawah batas siaga III diantara 100-350 centimeter.

Ketinggian muka air di pintu air kawasan Timur Jakarta, yaitu Pintu Air Cipinang Hulu mencapai 100 sentimeter, Sunter Hulu 50 centimeter, Pulogadung 385 centimeter, Sunter Utara 32 centimeter dan Sunter Selatan 150 centimeter. Tinggi muka air di kelima pintu air ini juga masih di bawah batas normal siaga III antara 80 hingga 700 centimeter.

Kondisi yang sama juga terjadi di enam pintu air kawasan tengah Jakarta. Dengan rinciannya, tinggi muka air Pintu Air Depok mencapai 170 centimeter, Pintu Air Manggarai 690 centimeter, Pintu Air Karet 420 centimeter, Pintu Air Waduk Pluit minus 150 centimeter, Pintu Air Krukut Hulu 70 centimeter dan Pintu Air Pasar Ikan 183 centimeter.


(lia/anw)


Berita Terkait