Namun beberapa hari sebelum hilang, gadis yang akrab disapa Dea itu sempat memangkas rambutnya. "Dia hari kamis ke Sekre KJB (Kampus Jaket Biru), dia ngajak potong rambut," kata Imma, teman Nadia.
Hal itu diceritakan Imma di kampus Trisakti, Grogol, Jawa Barat, Selasa (1/11/2011). Namun karena Imma sibuk, akhirnya Dea pergi untuk potong rambut sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itulah pertemuan Imma dengan Nadia sebelum hilang. Imma juga tidak mengerti dan tidak bisa memprediksi ke mana kira-kira Nadia pergi atau menghilang. Selama kuliah, Nadia sering menginap di tempat kos Imma.
"Dia sering nginap di kosan saya, tapi nggak pernah cerita soal masalah. Paling ngobrol soal gebetan," kata Imma.
Dea menghilang sejak Senin 24 Oktober lalu. Orangtua Dea telah melapor ke Polda Metro Jaya pada Sabtu 29 Oktober. Saat hilang, gadis 20 tahun itu mengenakan celana jeans hitam, kaos cokelat dan membawa tas berwarna biru.
Terakhir kali dilihat orangtuanya, Dea diantar tukang ojek ke Jalan Kalimalang. Dea memang terbiasa naik ojek sebelum naik angkutan menuju kampusnya.
Menurut informasi dari teman kampusnya, Nadia sempat terlihat naik Suzuki APV dari kampusnya. Saat itu, Nadia juga dikabarkan meninggalkan tasnya.
(ken/fay)











































