Anas bersama Angelina Sondakh, Andi Mallarangeng, Muhammad Nazaruddin, dan Muhaimin Iskandar memang dijadikan contoh dalam survey terkait harapan masyarakat terhadap politisi muda. Hasilnya, masyarakat kecewa karena banyak politisi muda tersangkut kasus hukum.
"Saya yakin citra politisi tidak bisa dirusak oleh survei. Silahkan saja setiap bulan bikin survei tidak apa-apa," ujar Anas kepada wartawan di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (1/11/2011).
Anas tidak merasa dirinya disudutkan dengan hasil survey yang dilakukan LSI. Dia pun tidak yakin survey demikian tersebut tidak banyak berpengaruh terhadap dinamika politik Indonesia dan persepsi masyarakat.
"Nggak merasa. Saya berharap bulan depan ada survei lagi dan hasilnya sama lagi. Kalau demokrasi dan politik ditentukan oleh survey yah nanti bukan negara demokrasi, tapi negara survei," ujarnya masih sambil tersenyum.
(van/lh)











































