"Ini kan masih 2011, baru mau 2012. Saran saya, lembaga survei disclose saja, sampaikan dengan terbuka posisinya dan siapa yang membaiayai. Konsultannya siapa dan siapa yang membiayai," tutur Anas.
Kepada wartawan yang mencegatnya usai mendampingi Tim Tunas Garuda ke Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (1/11/2011), Anas menyatakan biasanya survei dilakukan untuk tujuan tertentu. Sehingga hasilnya pun tertentu pula.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, politisi muda yang terseret kasus dugaan suap Wisma Atlet SEA Games itu menegaskan tidak mempermasalahkan namanya yang tercantum dalam hasil survei. Tidak ada yang perlu terlalu dirisaukan.
"Buat saya itu bukan soal kok. Tidak perlu diributkan seperti persoalan besar, ini cuma survei kok," ujarnya.
Anas bersama Angelina Sondakh, Andi Mallarangeng, dan Muhammad Nazaruddin menjadi empat tokoh PD yang menurunkan elektabilitas tokoh muda. Sementara seorang lagi adalah Ketum PKB Muhaimin Iskandar.
(van/lh)










































