Kepala BPMD Jateng Dicopot karena Diduga Punya Istri Simpanan

Kepala BPMD Jateng Dicopot karena Diduga Punya Istri Simpanan

- detikNews
Selasa, 01 Nov 2011 13:17 WIB
Semarang - Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Jateng Ina Maryanto dicopot dari jabatannya karena indisipliner. Diduga pelanggaran itu terkait adanya seorang perempuan yang mengaku sebagai istri simpanannya.

Pencopotan Maryanto dilakukan bersama tiga pejabat lain di kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (1/11/2011). Posisinya digantikan Yuni Astuti yang sebelumnya menjabat Kabiro Otda dan Kerjasama. Sementara Maryanto ditempatkan di bagian staf inspektorat.

Dalam sambutannya, Gubernur Jateng Bibit Waluyo menyatakan mutasi merupakan hal biasa dalam organisasi. Jika pimpinannya tidak layak dan bermasalah, maka bisa saja diganti. Sebab posisi pimpinan sangat penting dalam organisasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya harap pejabat baru bekerja lebih baik," katanya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jateng Suko Mardiono tidak menyebut jenis pelanggaran Maryanto. Namun diakuinya pencopotan itu dilakukan setelah Inspektorat Jenderal Kemendagri dan Pemprov Jawa Tengah memeriksa yang bersangkutan terkait masalah pribadi.

"Memang ada pelanggaran disiplin. Ada masalah yang harus dihadapi (Maryanto). Ini (pencopotan) sudah sesuai prosedur," katanya.

Maryanto menjabat sebagai kepala BPMD sejak 9 September 2011. Sebelumnya, ia adalah asisten ahli gubernur.

Beberapa waktu lalu, seorang wanita dengan dua anak mencari Maryanto di kantor DPRD Jateng saat rapat paripurna. Perempuan itu mengaku sebagai istri simpanan Maryanto. Namun Maryanto enggan menemui.

Berdasarkan informasi, perempuan itu juga pernah mendatangi rumah Maryanto. Ia mengaku bercerai dengan suaminya dengan harapan bisa dinikahi Maryanto tapi harapan itu sia-sia.


(try/fay)


Berita Terkait