"Kita minta agar polisi segera temukan pelakunya," ujar Andhika, menantu Sutarto saat dihubungi detikcom, Senin (31/10/2011).
Menurut Andhika, dengan adanya hasil tes DNA yang keluar pada Sabtu 29 Oktober lalu, keluarga semakin yakin, karena sebelumnya masih ada anggota keluarga yang ragu kalau mayat itu Sutarto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak keluarga kata Andika, menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada polisi. Andika juga enggan menduga siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa mertuanya secara keji.
"Biarlah yang berwajib menangani kasus ini," tutupnya.
Sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Gatot Edy Pramono mengatakan hasil tes DNA terhadap mayat gosong yang ditemukan di lapangan bola di Kompleks Srengseng Intercon di Blok M Kembangan, Jakarta Barat telah keluar.
"Korban yang dibakar sudah jelas identitasnya, bernama Sutarto," kata Gatot.
Mayat itu ditemukan di dekat pembuangan sampah, tepatnya di pinggir lapangan sepakbola oleh warga di kompleks Srengseng Intercon. Saat ditemukan, tubuh korban telah hangus terbakar, hanya tersisa wajah yang hampir tidak dikenali.
Polisi berhasil menemukan motor Honda Supra X milik korban. Keluarga korban yang mendatangi kamar jenazah di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Rabu (19/10) mengenali korban dari jam tangan dan celana kodorai biru yang dikenakan korban.
(did/irw)











































