"Ketua KPK bilang ada kekuatan besar yang melindungi Nunun, ya katakan saja. Pak Busyro nggak perlu takut, tunjuk saja. Rakyat masih percaya dan solid pada KPK," tutur Agus kepada wartawan di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (31/10/2011).
Agus mengatakan Nunun adalah kunci untuk membongkar kasus cek pelawat ini. Tanpa ada proses hukum terhadap Nunun, kasus yang telah menjerat 30 politisi DPR periode 1999-2004 ini tidak akan terbongkar tuntas, khususnya pada pihak penyuap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus pun pesimis dengan upaya KPK untuk memulangkan Nunun, mengingat selama ini tidak ada hasil kemajuan yang berarti.
"Sekarang saya jadi pesimis. Saya sudah menjalani hukuman 9 bulan, tapi sampai saat ini belum ada kabar berita. Mau optimis bagaimana. Dulu memang saya optimis, tapi setelah masa hukuman terus bisa memperoleh bebas bersyarat kok belum ada kabar berita tentang Nunun," tutur Agus.
Busyro yang pernah menyebut ada kekuatan di balik Nunun masih belum menyebut siapa sebenarnya yang dia maksud. Termasuk apakah kekuatan itu berkaitan dengan suaminya atau bukan. Busyro mengaku belum mendapat informasi menyeluruh.
"Kita nggak tahu persis, cuma ini ada informasi ada kekuatan keamanan tertentu. Dari mananya, kita belum jelas," kata mantan Ketua Komisi Yudisial itu di kesempatan sebelumnya.
Apakah ada intel yang bermain di sini?
"Saya belum sampai apakah ada peran intel, saya tidak akan mudah menuduh lembaga manapun karena itu tidak fair," ujar Busyro.
(mad/lh)











































