Pimpinan dan Pelatih Bom Cirebon Dijebloskan ke Mako Brimob

Pimpinan dan Pelatih Bom Cirebon Dijebloskan ke Mako Brimob

- detikNews
Senin, 31 Okt 2011 15:43 WIB
Pimpinan dan Pelatih Bom Cirebon Dijebloskan ke Mako Brimob
Jakarta - Polri menahan pimpinan bom bunuh diri di Cirebon, Yadi Al Hasan alias Abu Fatikh alias Vijay alias Yadi dan pelatih bom bunuh diri kelompok tersebut, Nanang Irawan alias Nang Ndut alias Janu alias Rian. Keduanya ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

"Dua tersangka ditahan sejak 26 Oktober 2011. Mereka yakni YS dan NI," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution, di kantornya Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (31/10/2011).

Saud mengatakan, keterlibatan Yadi antara lain membantu untuk menyembunyikan DPO pelaku teroris dan menyuruh beberapa temannya belajar merakit bom. Sedangkan Nanang Irawan adalah pembuat dan juga meletakkan bom di Klaten, Solo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia juga mengajarkan cara pembuatan, dan menyembunyikan DPO," imbuh Saud.

Saud menjelaskan, Yadi dan Nang Ndut ditahan karena penyidik Densus 88 memiliki cukup bukti keterlibatan keduanya dalam bom bunuh diri di Cirebon. Keduanya dikenakan, Pasal 15 juncto Pasal 7, Pasal 9, dan Pasal 13 UU No 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Yadi dan Nang Ndut adalah dua dari lima DPO bom bunuh diri M Syarif di Masjid Adz-Dzikro, Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, pada 15 April 2011. Seorang DPO lainnya, Pino Damayanto alias Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat telah tewas dalam aksi bom bunuh diri di Gereja GBIS Kepunton Solo, Jawa Tengah, pada 25 September 2011 lalu.



(mpr/nik)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini