Wakil Indonesia kalah tipis dalam Pemilihan Presiden Inter Parliamentary Union (IPU). Dalam pemilihan yang menggunakan voting tertutup saat Sidang Majelis ke-125 pada tanggal 19 Oktober 2011 di Bern, Swiss, Nurhayati Ali Assegaf (Wakil Ketua BKSAP DPR RI) meraih 130 suara, sementara pesaingnya Abdelwahed Radi dari Maroko meraup 137 suara.
IPU terdiri dari 159 anggota, dengan hak maksimal tiga suara jika delegasi terdiri dari laki–laki dan perempuan dan dua suara jika delegasi hanya beranggotakan jenis kelamin yang sama.
;
Hal ini diungkapkan oleh Nurhayati Ali Assegaf yang menjadi ketua delegasi Indonesia dan wakil Indonesia dalam pencalonan presiden IPU di Press Room DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (31/10).
Kendati tidak berhasil meraup suara maksimal, Nurhayati Ali Assegaf seusai pemilihan tetap mendapatkan dukungan dari sejumlah negara seperti Kanada, Swedia, Rusia, Australia, Polandia (Uni Eropa), Irak, Iran, India, dan beberapa negara Afrika terkait pencalonannya.
(nwk/nwk)










































