"Saya melihat dengan jujur, melakukan pengamatan dengan hati. Bertubi-tubinya beberapa lembaga survei sekarang ini lembaga survei sudah menjadi bagian dari tim kampanye," ujar Pramono kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/10/2011).
Menurutnya bila lembaga survei sudah menjadi bagian dari tim kampanye, maka kredibilitasnya menjadi lemah. PDIP pun tidak akan mengubris hasil survei dari lembaga survei yang menjdi tim kampanye tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menurut Pramono, dalam Pilpres itu tidak ada tua muda, yang ada adalah kapabilitas dan kapasitas seseorang. Sehingga publik percaya kepada calon itu.
"Kita belajarlah sebagai contoh yang ekstrim di Amerika dulu, di sana selalu yang presidennya umurnya di atas 55 sampai 60 tahun. Bahkan dulu Ronald Reagan umurnya 70 tahun, tapi dengan adanya Obama yang bisa menyedot perhatian publik yang luar biasa toh dia bisa mengalahkan McCain," terangnya.
Menurutnya lembaga survei saat ini menjadi alat untuk menggiring opini. Namun Wakil Ketua DPR ini menilai hal itu adalah hal yang wajar.
"Melakukan survei tidak murah. Dan untuk melakukan survei kan harus ada pemesannya. Jadi tergantung pemesannya," imbuhnya.
(her/rdf)











































