"Politisi muda jangan tersinggung, silakan yang muda yang baik muncul ke publik. Tunjukkan kinerja," kata peneliti LSI, Adjie Alfaraby saat dikonfirmasi detikcom, Senin (31/10/2011).
Hasil suvei pada September lalu ini justru harus dijadikan evaluasi bagi para politisi muda. Selama ini publik hanya melihat politisi muda yang tersangkut kasus korupsi saja yang muncul ke publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adjie menjelaskan, survei ini bukan survei pesanan politisi tua, tetapi survei rutin 3 bulan yang dilakukan LSI. Dan momentum sumpah pemuda dijadikan dasar untuk menyorot politisi muda.
"Dilihat dari sisi yang positif, masih cukup waktu 3 tahun bagi politisi muda untuk 2014. Hasil ini bisa menjadi evaluasi. Politisi muda harus tampil lebih maksimal," terangnya.
Sebenarnya, dalam survei ini publik tidak melihat diferensiasi antara politisi tua dan muda. Publik melihatnya sama saja, karena politisi muda dinilai tidak mempunyai gagasan baru.
"Survei ini juga bukan maksudnya politisi tua cocok untuk 2014, diferensiasi persepsi publik sama saja soal politisi tua dan muda. Tapi kami setuju mesti ada konvensi di partai agar politisi muda bisa berkompetisi untuk maju," tuturnya.
Sebelumnya, dari riset media yang dilakukan LSI, ada 'top five' politisi muda yang tersandung kasus korupsi. 4 diantaranya adalah politisi Partai Demokrat (PD). Mereka adalah Nazaruddin (33), Angelina Sondakh (34), Anas Urbaningrum (42), Andi Malarangeng (48), dan Muhaimin Iskandar (45) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Berdasarkan riset LSI juga, mencatat kurang dari 40 persen publik puas terhadap beberapa menteri dari politisi muda yang saat ini berada di kabinet Indonesia Bersatu. Mereka adalah Zulkifli Hasan (49) yang merupakan kader PAN dan duduk di Kementerian Kehutanan, Andi Malarangeng yang ada di Kemenpora, Muhaimin Iskandar di Kemenakertrans, dan Helmy Faizal yang duduk sebagai Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal.
(ndr/vit)










































