Capres Dini Perlu Sosialisasikan Gagasannya Membangun Bangsa

Capres Dini Perlu Sosialisasikan Gagasannya Membangun Bangsa

- detikNews
Senin, 31 Okt 2011 11:53 WIB
Jakarta - Meski ada yang melihat sebagai pencurian start kampanye, namun aksi pencapresan dini layak dihargai. Namun seharusnya tidak berhenti pada tahap menjual figur, melainkan dilanjutkan sosialiasi gagasan sang kandidat dalam mengelola masalah dan membangun bangsa.

"Pilpres bukan beauty contest. Harus ada sosialiasi dari aspek gagasan kandidat yang bersangkutan," ujar Ketua DPP PAN, Bima Arya Sugiarto, Senin (31/10/2011).

Pencapresan Aburizal Bakrie secara dini oleh Partai Golkar, memberikan kesempatan tiga tahun lebih awal untuk membangun popularitas dan meningkatkan elektabilitas di masyarakat. Sedangkan masyarakat juga mendapat waktu tiga tahun untuk mengupas rekam jejak dan kondite kandidat yang bersangkutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun berdasar UU Pilpres, pencapresan dini dapat dilihat sebagai aksi pencurian start kampanye. Sebab bakal calon kontestan Pilpres 2014 hanya dapat didaftarkan sebagai capres resmi kepada KPU oleh parpol yang memenangkan 20% suara nasional atau mendapatkan 25% kursi DPR hasil Pemilu 2014.

"Kita sambut baik tampilnya nama-nama kandidat di bursa capres, namun tentunya semua harus bertarung dulu di pemilu legislatif," jelas Bima.

Berdasar pertimbangan mematuhi aturan main, maka PAN juga tidak akan melakukan pencapresan dini seperti Partai Golkar. Walau di internal partai sudah ada kesepakatan untuk mengusung Hatta Rajasa sebagai kandidat capres 2014.

"Tidak usah buru buru menetapkan capres. Memang kandidat terkuat kami adalah Bang Hatta, tapi semua akan diputuskan pada saat yang tepat," ujar Bima.

(lh/vit)


Berita Terkait